Jumat, September 28, 2007

Pergelaran Tanpa Juara Bertahan

A.K.A BonkyStarballer

Libama Nasional 2007 Pergelaran Tanpa Juara Bertahan

SURABAYA - Juara bertahan Liga Basket Mahasiswa Nasional (Libamanas) putra, STMIK Mikroskil Medan, tak akan mempertahankan gelar juara Libama Nasional yang putaran pertamanya akan digelar di GOR Kertajaya Indah, Surabaya, 11-15 Juli. “Mikroskil kesulitan finansial, selain ditinggal beberapa pemainnya,” kata Azwar Zulkarnaen, Ketua Bidang Pertandingan PB Perbasi.

Setelah di Surabaya, putaran berikutnya akan berlangsung di Jakarta (25-29 Juli) dan Bandung (6-11 Agustus). Babak final four akan digelar di Jakarta, 10-11 September.

Selain Mikroskil, Universitas Kadiri juga mengundurkan diri karena tak bersedia melepas lambang sponsor rokok selain sponsor resmi kejuaraan. Sepuluh tim putra dan delapan tim putri bakal bertarung sengit di Libamanas ini.

Tim putra yang ikut serta adalah STIE Perbanas, Universitas Surabaya, Indonusa Esa Unggul, STIE Bakti Pembangunan, STIE Swadaya, Unika Atmajaya Jakarta, Universitas Parahyangan, Universitas Pelita Harapan, dan STI Kesatuan Bogor.

Delapan tim putri adalah STIE Perbanas, Unviersitas Parahyangan, Universitas Surabaya, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Atmajaya Yogyakarta, Universitas Negeri Sebelas Maret, STE Indonesia, dan Indonusa Esa Unggul. Juara bertahan putri, STIE Perbanas Jakarta, siap mempertahankan gelar.

“Persiapan kami sebenarnya kurang bagus, tapi untuk sektor putri kami memang lebih yakin dibanding tim putra," kata Jacky Ignatius Hatta, pelatih Perbanas.

Di sektor putra, Jacky memprediksi Universitas Surabaya sebagai pesaing kuat sebab diperkuat oleh lima pemain pindahan dari Mikroskil.

“Memang tak ada larangan pindah universitas. Pemain Mikroskil kami anggap sebagai mahasiswa baru di Ubaya,” kata Papay, sapaan Azwar.

Jadi, meski tanpa juara bertahan, persaingan Libamanas tetaplah panas.
(28 September 2007)
©bonkystarballer.Com

Tidak ada komentar: